Setelah pemakaian mobil 1.000 km pertama, hukumnya wajib servis. Tentu bisa ke bengkel resmi terdekat Anda. Wajar, namanya juga mobil baru. Ada keinginan langsung membawanya beraktivitas. Apalagi saat weekend, tentu menyenangkan bisa membawa keluarga berlibur pakai mobil baru.

Program Mudik Lebaran Toyota

Meski begitu, sebetulnya banyak hal yang harus Anda perhatikan saat pertama mengendarai mobil idaman. Langkah paling awal, membaca buku manual untuk mempelajari spesifikasi teknis dan berbagai fitur yang dimiliki. Jangan langsung memacunya di jalan, agar tak salah langkah. Banyak pemakai yang merasa bisa mengendarai mobil dan abai buku manual.

Padahal ada panduan penggunaan fitur dan cara menangani beberapa kendala. Nah, setelah menguasai spek mobil, mulai berkendaralah dengan rileks dan sesuai dengan kondisi lalu lintas. Tidak perlu bertindak agresif. Seperti kebut-kebutan atau mengendalikan mobil secara kasar. Kenapa?

hal ini ada berkaitan dengan komponen mobil, yang butuh waktu untuk beradaptasi dengan kondisi lingkungan. Sebetulnya sedang terjadi penyesuaian antarkomponen bergerak. Memang teknologi terkini membuat kualitas material spare part meningkat dan celah kesalahan semakin kecil. Toh tetap saja butuh waktu, agar terjalin kerja sama yang baik antarkomponen. Sehingga mereduksi potensi kerusakan.

Yang tidak kalah penting, bagi pengguna mobil baru wajib menjalani servis berkala 1.000 km atau satu bulan pertama. Mana yang sekiranya tercapai lebih dulu.

Mengapa servis 1.000 km pertama menjadi menu wajib?

Tujuannya untuk memastikan kondisi kendaraan sesuai standar. Mobil harus dipastikan mampu bekerja atau berfungsi optimal, setelah digunakan pelanggan dalam kurun waktu 1 bulan dari penyerahan.

Selain itu, servis berkala 1.000 km atau satu bulan pertama, memastikan mobil baru milik pelanggan berada dalam kondisi prima. Soalnya, ada beberapa komponen mekanikal dan elektronik yang harus dicek. Meski ada jaminan dari produsen, namanya benda elektronik kadang ada error atau alami kerusakan.

Manfaat lain, ada komunikasi antara pemakai dengan mekanik bengkel resmi. Bisa saja cara Anda menggunakan mobil kurang pas, sehingga menimbulkan kerusakan komponen mobil. Atau bahkan memperpendek usia komponen. Deteksi dini membuat kerusakan tidak bertambah besar dan menjalar. Sehingga langsung bisa diperbaiki dan Anda terhindar dari risiko perbaikan lebih besar.

Yang tak kalah penting, servis berkala 1.000 km merupakan salah satu pertimbangan pemberian garansi. Sebab, syarat utama warranty atau garansi adalah rutin melakukan servis berkala di bengkel resmi.

Ambil contoh, ada masalah sepele di mobil Toyota Anda. Tapi karena lupa atau malas melakukan servis berkala bulan pertama, kerusakan malah semakin membesar. Bahkan membuat Anda harus mengganti komponen yang rusak.

Walau sampai ini terjadi, ada potensi klaim warranty Anda ditolak oleh bengkel resmi. Sangat disayangkan. Saat servis berkala, maka seluruh komponen bergerak di mobil Anda, dilakukan pemeriksaan secara detail. Bagian yang dicek meliputi fungsi dari seluruh komponen interior atau ruang kemudi, seperti sistem kemudi, sistem keamanan, fungsi kelistrikan, AC dan head unit.

Setelah itu, pengecekan dilanjut ke bagian eksterior. Meliputi bodi, pintu dan fungsi penunjang seperti lampu mobil serta wiper. Lanjut ke bagian yang agak berat yakni mesin. Dilakukan pemeriksaan oli mesin, tegangan fan belt, volume air radiator, minyak rem, fluida-fluida lainnya dan pengecekan fungsi mesin secara umum.

Kemudian menuju sistem penggerak seperti transmisi dan kopling. Tak lupa dicek bagian sasis yakni fungsi shock absorber dan rem mobil. Jika ada kerusakan, langsung dilakukan tindakan penggantian secara gratis. Tentu untuk komponen yang dijamin oleh garansi Toyota dan bukan kerusakan akibat salah perlakuan oleh pemilik mobil.

Berapa yang harus dibayar oleh pemilik mobil untuk pemeriksaan komprehensif? Nihil alias gratis, tidak dipungut biaya sedikitpun.