Jakarta – Beberapa waktu lalu New Toyota Venturer sudah dihadirkan oleh PT Toyota Astra Motor (TAM). Muncul dalam empat varian, yakni bermesin bensin dengan pilihan transmisi manual dan otomatis. Kemudian pilihan mesin diesel dengan dua pilihan transmisi tersebut. Munculnya varian terbaru dari Toyota Innova ini menghilangkan pilihan konsumen terhadap varian Q diesel.

“Secara pilihan memang hilang, tapi sebenarnya enggak juga. Sebab Venturer ini merupakan upgrade dari varian Q,” ucap Sri Agung Handayani, Product General Manager PT TAM. Kehadiran New Venturer ini diprediksi memiliki kontribusi sebesar 10 persen dari total penjualan Innova.

Cukup baik mengingat target yang akan dicapai oleh TAM dalam jualan 2017 minimal 35 persen. Rasanya bukan hal sulit, mengingat pada 2016 saja sudah lebih dari 36 persen. “Tentu akan berpengaruh pada jualan. Intinya Toyota menghadirkan produk yang bermanfaat dan dibutuhkan oleh konsumen. Jadi, sepanjang ada permintaan dari konsumen, Toyota berusaha untuk menghadirkan,” sebut Henry Tanoto, VP PT TAM.

Atas dasar ini pula PT TAM tetap melakukan peremajaan pada Toyota Corolla Altis. Varian New Altis yang kini hadir memiliki 16 ubahan dibanding generasi sebelumnya. Seperti diketahui, pasar sedan secara keseluruhan angkanya memang kecil cenderung diam. Meski demikian, konsumen sedan tetap ada, paling tidak untuk fleet atau perkantoran.

“Segmen ini selalu ada meski kecil. Tidak bisa juga dihilangkan karena tetap menyangkut prestise dari pengguna itu sendiri. Menariknya, konsumen pribadi langsung juga cukup banyak dibanding fleet,” tambah Bansar Maduma, Product GM CBU PT TAM. Kehadiran New Altis ini diharapkan bisa mendongkrak market share small sedan. Toyota tadinya bermain diangka 38 persen, dengan kehadiran New Altis diharapkan bisa menjadi 49 persen. • toncil/otomotifnet.com